Selamat datang di Blog Celoteh Puisi……. Kumpulan puisi cocok bagi kamu yang lagi jatuh cinta, patah hati, galau, penantian, kesedihan, rindu sama kekasih, penyeselan, kenangan masa lalu.......

Kamis, 29 Desember 2022

ENGKAULAH PAGI YANG CERAH

Kasih,
Tidakkah engkau sadari,
Engkaulah pagi yang cerah setelah malam gelap yang mendung?
Bagiku, engkaulah awal dari harapan
Tempat muara dari impian tertinggi
Yang diimpikan oleh setiap pecinta
Karena seiring matahari mencerahkan pagi ini,

Kupintal sebanyak doa,
Semoga kita terus bersama dalam pagi yang terus mengabadi

Untuk Apa Lagi

Andai mentari tak mampu bersinar
Hingga matahari berhenti mencahayakan pagi

Maka untuk apa hati ini mengawali hari
Jika Matahari yang kucinta, perlahan menyudahi cahayanya

Selasa, 27 Desember 2022

HANYA INI YANG AKU BISA

Ambil dan simpanlah ini
Jangan tanyakan ini apa dan untuk apa
Kelak kau akan mengerti dengan sendirinya

Perlakukan dia sesukamu
Kau berhak menolaknya jika perlu
Atau membuangnya suatu saat nanti

Dia tak mungkin hancur
Meski kau menyakitinya dgn berbagai alasan
Dia tak mungkin bisa disentuh dgn jemari atau pelukkanmu

Namun hanya dengan menggunaakan perasaan atau akal pikiran
Dia akan berusaha selama mungkin tetap ada
Selalu menjagamu dgn caranya sendiri

Tolong pahamilah dia
Jika kau akhirnya tak menemukan keindahan dari segi fisiknya
Dan tolong mengertilah atas khilafnya
Karena sejujurnya dia tak ingin membuatmu menangis

Tak banyak yg dia inginkan darimu
Dengan meyakinkan bhw kau membutuhkannya
Itu sudah cukup...

Melukis Pagi

Betapa indah Tuhan melukis pagi
Bola matahari menyeruak seperti pintalan cahaya
Menyinari semesta dengan cinta
Seperti cintaku menyinari semesta hatimu

Engkau matahari yang menjadikan pagiku indah
Pujian pagi untukmu sang bidadari pagi
Dalam lipatan matamu,
Cercahan rindu membagi dunia dengan malam dan pagi

Indahmu lebih indah dari sang awal hari
Karena tanpamu, 
Pagi takkan sama,
Hanya sebatas awal hari
Yang menanti letih menanti diri

Pujian pagi untukmu kasih,
Selamat mengawali hari,
Semoga langkah ini, menjadi awal langkah
Memulai keabadian cinta laksana sinar mentari

Senin, 26 Desember 2022

Pagi Yang Mendung

Kutulis puisi ini, dalam sajak mendung
Pagi yang terhalang mega hitam
Hingga mentari tak luput dari hijab kelam
Tersisalah murung menjejalkan kehampaan

Kuteguk pahit kenyataan
Seperti pagi yang terus murung
Tiada lagi cinta yang menyambut di pagi hari
Tiada lagi mentari yang memberi cahaya hati

Perlahan demi meneteskan air
Hujan turun mengiringi mendung
Air mataku tertumpah mengalir di semai benih perih
Pintalan benang kesedihan mencekik leherku

Mendung hati ini tak memimpikan hadirnya matahari yang mengintip
karena matahariku telah tergenggam langit yang berbeda
Langit yang lebih cerah tanpa mega mendung
Sementara langitku hanya murung seakan ingin runtuh

Pagi mendung,
Terimakasih telah mewakili lukisan hatiku
Biarlah hujan berderai seperti airmataku
Agar nanti, bunga - bunga ketulusan mekar beraroma
Untuk cinta yang tak dapat kucapai adanya.

Aku Adalah Tulisan

Salam Malam

Kuingin, aku adalah tulisan dari kejujuran hatiku.  
Makna dari ke cintaanku yang selalu mengindahkanmu meski kau tak pernah tau itu.

Mengurai Rasa

Salam Pagi

Dalam rengkah embun
Dapatkah kau dengar bisik?

“Selamat pagi.”

Itu aku.

Aku ingin menjadi apapun
Hanya agar bisa membersamaimu,

Menjadi embun
Agar melihatmu kala membuka jendela.
Menjadi angin,
Agar menyentuhmu saat kau berjalan.

Menjadi malam,
Menyelimuti saat kau di peraduan.
Menjadi bunga,
Mewakilimu saat kau dalam bahagia.

Menjadi puisi,
Agar bisa mengurai rasa.
Di pagi ini
Aku lagi-lagi jauh cinta.

Selamat Pagi Cintaku

Salam Pagi

Mentari bersinar dibalik pudarnya sang malam
Melahirkan harapan baru setelah gelap meradang
Cahaya telah menyirnakan kehampaan yang hitam pekat
Kini hadirlah asa dari seranai kala pagi

Di awal hari, ketika kau membuka mata
Cintaku mengiringi permulaan hari hingga tercelup rasa
Rindu sebentar lagi terobati
setelah lelap menghampiri membawa mimpi

Cintaku, dalam pagi
Kuhaturkan seribu bait harapan
Agar hari ini selalu lebih baik dari kemarin
Agar kala malam,
Kita tersenyum dengan goda bahagia

Lalu,

Membawanya dalam mimpi - mimpi yang melayang
Menjadikan hidup penuh dengan sinar setara mentari
yang mengusir segala gelap resah hati

Untukmu sayang,
Selamat pagi, selamat menjalani hari.