Selamat datang di Blog Celoteh Puisi……. Kumpulan puisi cocok bagi kamu yang lagi jatuh cinta, patah hati, galau, penantian, kesedihan, rindu sama kekasih, penyeselan, kenangan masa lalu.......

Rabu, 24 Februari 2016

AKU MESTI MENYADARI



ku sadari ...
Tak selamanya 
Semua keinginan kan tergapaikan...
Meski dengan berbagai upaya dan usaha yang tak terhentikan
Yang tak kenal lelah dan letih..
Yang tak kenal sang waktu dan sang jeda...

Semuanya terasa hilang dan menghilang pergi menjauh dan ...jauh sekali..
Hingga tak terasa ... ku mesti berdiri terpaku dan mematung..tanpa daya...

Ku mencoba mengerti...dan memahami....
Betapa sulit dan sukarnya untuk meraih apa yang hendak ku raih...
Betapa tak gampangnya sikap optimis itu terungkapkan ke relung sang malam...
Yang memandang tanpa ekpresi pada sang kabut purnama nan redup dan luruh...
Semuanya terasa hambar dan hampa adanya...

Ku mesti menyadari dan memahami...
Serta mengerti....
Mengapa sang malam tak pernah bertemu dengan sang mentari siang...
Mengapa sang hati tak pernah bersua dengan sang relung jiwa...
Karena tiada keikhlasan sang embun pagi yang menetes lirih..

Dalam dekap sang rerumputan hijau...
Dalam peluk sang awan nan bergayut keceriaan...
Yang menanti dalam harapan nan semu dan membias...
Hingga sang purnama beranjak lebih tinggi dari sang sang bukit nan terpana...

Tak terasa...
Sang waktu terus berlalu dengan perlahan ..., namun pasti..
Penuh kepastian dan percaya diri...
Tanpa dapat terhentikan oleh sang tetes air mata nan membasahi kalbu...
Hingga sang pagi beranjak hadir kembali dalam keceriaan nan membahagiakan....

2 komentar:

  1. Ku mesti menyadari dan memahami...
    Serta mengerti....
    Mengapa sang malam tak pernah bertemu dengan sang mentari siang...
    Mengapa sang hati tak pernah bersua dengan sang relung jiwa...
    Karena tiada keikhlasan sang embun pagi yang menetes lirih..

    BalasHapus
  2. Tak terasa...
    Sang waktu terus berlalu dengan perlahan ..., namun pasti..
    Penuh kepastian dan percaya diri...
    Tanpa dapat terhentikan oleh sang tetes air mata nan membasahi kalbu...
    Hingga sang pagi beranjak hadir kembali dalam keceriaan nan membahagiakan....

    BalasHapus

Terima kasih sudah mampir dan berkomentar di blog Indahnya Berpuisi semoga bermanfaat..dan komentar apapun kami hargai selama masih batas kewajaran...