Selamat datang di Blog Celoteh Puisi……. Kumpulan puisi cocok bagi kamu yang lagi jatuh cinta, patah hati, galau, penantian, kesedihan, rindu sama kekasih, penyeselan, kenangan masa lalu.......

Rabu, 29 April 2015

SENANDUNG RINDU


Bagai pelangi yang melengkung diatas senja...
serupa pesona angan terlukis indah tentang dirimu..
nanar mataku bersenandung rindu yang tak pernah terkikis waktu...

Saat ini, biarlah embus angin yang membawa rinduku...
seperti butir-butir debu yang terbang tanpa sayap...
meski rinai gerimis tak pernah jemu dan selalu sibuk menghalangi...

Meski terkadang jiwa ringkih meniti perih, lara menahan nestapa..
bagai menatap rembulan yang indah namun sulit untuk kugapai..
Lalu bagaimana mengobati rindu yang tak mungkin tersentuh?

Jelaga kian menebal dan senja menyuram tertutup awan...
namun aksara rindu ini tak pernah terhapus dalam dinding qalbu...
Terpatri dan menyatu bercampur darahku..
Hingga terhenti detak jantungku...

CINTA YANG BERJARAK


Cinta itu adalah satu...dan seharusnya bersatu...
tapi ternyata jarak adalah batas..
aku ..kamu berada ditempat berbeda..
Membayangkanmu tanpa harus menemuimu...
itu memang sudah aturannya...

Aku..kamu..terpisahkan disudut yang sulit dipertemukan..
Kita punya batas..
Entah sampai kapan kuat kita untuk terusbertahan..
Pertahankan cinta yang berjarak ini...

Membayangkanmu dihadapanku...
Membuatku mengerti banyak hal tentang diriku..
Saat cinta berjarak membuat kita semakin mengerti...
bahwa rindu itu sangat menyakitkan..

Saat hati lelah untuk menunggu..
Aku memelukmu dalam rindu..
Kita sama sama mengerti...
Bahwa cinta itu bukan sekedar menunggu lalubertemu..
Tapi bagaimana kita bertahan saat tak dipertemukan..
Dan setia seharusnya menjadi harga mati..

Senin, 27 April 2015

KUNIKMATI KEHAMPAAN INI

 
Jika Bintang Bintang Sudah tidak Dapat Menemani ..
Biarlah Kunikmati Kesunyian ini
Jika Syair dan Puisi Sudah Tak Dapat Lagi Mewakili Perasaan ini ...
 Biarlah Kunikmati Kehampaan ini
Mungkin Air Mata Yang Tulus Akan Bermakna Dari pada Tawa Penuh Dusta
Semoga Kerinduan ini Akan Segera Berakhir

Tapi,,,,, Air Mata Bukanlah Hujan yang Membasahi Kelopak Mata
 Membiarkanku Menyeka Embun dipipiku yang Samar
Tapi jiwa Bukanlah gemuruh yang Memetik Dawai di jemari yang Kekar
Membiarkan Tanganku dan TanganMu Bertelungkup Dalam getar
Tapi Rindu Bukanlah Angin yang Datang 
dan Pergi Tanpa Mampu Tuk Mengejarnya...

ANDAIKAN WAKTU BISA DI PUTAR LAGI

 
Semalam tadi aku menangisi hari-hari kemarin..
Yang kulalui banyak dengannya..
Entah karna penyesalan dihati..
Atau ...entahlah....

Andaikan waktu bisa diputar lagi..
Setidaknya untuk memperbaiki hari..
Aku tak ingin mengenalnya..
Aku tak mau memasukkan dirinya kedalam hatiku..

Seandainya ini mudah terbaca olehku..
Dari awal mula aku mengenal dirinya..
Akan ku atur perasaanku lagi..
Agar tak mudah membuka hati untuknya..
Agar tak mudah kujatuhkan perasaan ini..

Semalaman tadi aku berusaha menutupi kesedihanku..
Memaksa untuk tersenyum..
Tertawa sesuka hatiku..
Awalnya aku bisa..
Tapi pada akhirnya tak bisa kutahan air mata ini..
Aku menangis lagi..

Mengaku bodoh..
Yang terjebak pada kisah cinta ini
Banyak pertanyaan 'mengapa' untukku sendiri..
Tapi aku tak punya jawaban..

Sekarang baru kusadari..
Hanya diri sendirilah yang akan mengendalikan diri..
Seharusnya aku bisa tak masuk pada kisah ini bila kumampu mengendalikan perasaan ini..

Tapi ternyata aku lemah..
Aku yang mudah terhipnotis akan kata manisnya..
Hingga tak bisa kuhindari lagi..

Seandainya..
Bisa ku atur hari..
Dan meniadakan memori tentangnya..
Mungkin aku tak akan sesakit ini..

Seandainya.............

KUCOBA TANPAMU


Kucoba berpaling ke masa lalu..
Dulu tanpamu.. aku bisa hidup...
Dulu tanpamu.. aku juga bisa tersenyum...
Bila kini aku harus sendiri..

Tak seharusnya aku terpuruk seperti ini...
Mungkin sekarang aku sedih karena harus membuang kebiasaanku...
Biasa ada kamu menemaniku...
Biasa ada kamu yang mendengarkan curhatku...
Dan biasa ada kamu yang menyapaku ...

Biarlah kini kunikmati sendiriku...
Seiring berjalannya waktu...
Aku yakin aku bisa menghapus kesedihanku...
Karena di masa yang lalu akupun bisa bahagia tanpamu...

HEBATNYA CINTA


Pernahkah kamu merasakan hebatnya cinta,..?
tersenyum kala terluka,
menangis kala bahagia,
bersedih kala bersama,
tertawa kala berpisah,

Aku pernah .........
Aku pernah tersenyum meski kuterluka !
karena kuyakin Tuhan tak menjadikannya untukku,
Aku pernah menangis kala bahagia,
karena kutakut kebahagiaan cinta ini akan sirna begitu saja,
Aku pernah bersedih kala bersamanya,
karena kutakut aku kan kehilangan dia suatu saat nanti, dan......
Aku juga pernah tertawa saat berpisah dengannya,
karena sekali lagi, cinta tak harus memiliki, dan
Tuhan pasti telah menyiapkan cinta yang lain untukku.

Aku tetap bisa mencintainya,
meski ia tak dapat kurengkuh dalam pelukanku,
karena memang cinta ada dalam jiwa, dan bukan ada dalam raga.

Sabtu, 25 April 2015

KU TETAP DI SINI



ku tetap disini..
mencoba memahami apa itu kata hati
perlahan kurebahkan
seluruh sendi di peraduan
sejenak kalbuku menerawang
menyeruak diantara puing-puing bimbang
merenungi arti hadirmu
dalam hidupku.....

masih terbayang jelas masa itu
ketika kau menghampiri hidupku
menyentuh tiap jengkal hatiku
kau beri dan merawatnya dengan cinta
hingga hatiku seakan berbunga

kau dan aku
seakan berusaha tuk menyatu
namun sayang waktu melaju
tanpa bisa menunggu..
...
namun masih ku coba telusuri lagi lorong-lorong dalam hati
mencoba mencari sisa guratan yang terperih
hingga kutemukan lagi
dan kucoba rajut kembali
namun sayang takdir tak memihak pada kita..

ku tetap disini
mencoba memahami apa itu kata hati
dan mencoba memberi
sepenggal hati tuk kau bawa pergi..

inikah akhir dari sebuah awal.....
aku denganmu..

DILARANG MENCINTAIMU



Dilarang mencintaimu.. ... !!
Adilkah ini untukku..
menyayangimu diam-diam..
Memperhatikanmu diam-diam..
Ketika kusadari mereka tak mengindahkan kisah kita..
Aku merasa jatuh..
Padahal aku tlah yakin padamu..
Tapi mereka mengabaikan perasaanku..

Dilarang mencintaimu..
Itu sudah aturannya..
Aku tak mengerti salahnya dimana..
Katanya mencintaimu hanya sebuah mimpi dan bukan kenyataan..
Imajiku terlalu tinggi untuk memikirkan tentang kita..
Katanya karna kita berada ditempat yang tak sama..
Dan tak akan pernah bisa sama..
Tak ada cerita yang perlu kita urai..
Semua tlah nyata hanya fiktif belaka..

Aku menyayangimu..
Meski aku tak tau benar salahnya tentang keadaan perasaanku..
Mereka sedang tak tau..
Rasa apa yang sedang kunikmati ini..
Perlahan kuyakini bahwa ini benar adanya..
Hanya saja takdir belum memihaknya..

Jarak..
Perbedaan..
Semua memang menjadi alasannya..
Tapi kuyakin suatu hari nanti pasti ada cerita tentang kita
Yang terlukis indah disana..
Ditempat yang terjauh dari mereka..

BELAJAR SETIA


Meski setia seringkali berakhir..
Getir dan tak selalu indah...
Kita tak perlu seperti Romeo-Juliet...
Untuk belajar setia...

Mari belajar tentang setia pada ranting...
Yang menunggu pucuk tumbuh...
Yang ditunggunya hingga sampai menghijau...
Jika pun akhirnya luruh...
Itu karena musim telah berganti...

Mari belajar tentang setia...
Pada rintik yang selalu temani gerimis...
Pada kelam yang selalu sertai malam...
Dimana setia yang tak pernah pertaruhkan janji...

Mari belajar tentang setia...
Pada rembulan dan bintang yang temani malam...
Meski awan gelap datang selimuti cahayanya...
Ia tak pernah lelah tunaikan kewajiban...

Mari belajar tentang setia....
cukup duduk di sini perlahan...
Diam diam dan dengarkan bisikan hati...
Jangan kesetiaan di umbar dari lisan ini....
Bila keiklasan masih bersembunyi dari hati....

IMPIANKU....IMPIANMU....



Semusim lalu kita pernah disini..
Membentangkan segala impian..
Impianku.. impianmu..
Impian kita..
Kita sepakat untuk berlari meraihny bersama..
Pada langit yang sama..
Pada bumi yang sama..
Kita berikrar untuk tetap bersama
Dalam suka duka yang silih berganti..
Kita berjanji dalam diri..
Untuk waktu yang lebih lama..
Kita akan sama-sama..
Sampai batasnya kita berakhir pada Illahi..
Sampai kita berpulang pada-NYA..

Semusim yang lalu
Masih kuingat tentang kenangan yang membahagiakan..
Tentang cerita yang penuh pengharapan..
Tentang janji-janji untuk saling menjagakan..

Tapi kini..
Mengapa ini..
Semua berbeda dengan kenyataan..
Impian yang ingin digapai bersama
Surut oleh laku yang tiba-tiba berubah..
Aku tak mengerti..
Katanya cinta sampai mati..
Tapi ternyata berbeda..

Musim tlah berganti..
Kini tentangmu masih tertinggal disini..
Sampai kapan...?  Aku tak tau..........................

Kamis, 23 April 2015

TERIMA KASIH ATAS CINTAMU


Tahukah kamu aku menanti hari ini...
Hari dimana akhirnya dirimu menjadi milikku...
Dan aku menjadi bagian dari hidupmu...
Hari dimana kita akan mengisi lembaran hidup ini bersama...
Di kala sedih aku akan berada di sana untuk menghapus air matamu..
Di kala senang aku akan hadir untuk tertawa bersama mu...

Aku memang bukan laki-laki sempurna...
Tapi aku akan selalu mencoba untuk melengkapimu...
Aku memang bukan malaikat...
Tapi ingatlah aku akan selalu menjagamu...

Aku bukan pangeran...
Tapi akan ku bangun istana di hatiku ini hanya untukmu...
Aku bukan romeo...
Tapi cerita cinta kita adalah kisah paling indah yang pernah ku alami...

Aku bukan pujangga...
Tapi mencintaimu lebih indah dari seribu puisi...

Terima kasih telah menjadi bagian dari hatiku...
Yakinlah dirimu adalah bidadari terindah yang pernah di kirimkan untukku...
Yakinlah engkau akan menjadi ratu yang bertahta di istana hatiku...
Yakinlah engkau akan menjadi puisi terindah yang pernah ku tulis...
Dan yakinlah engkaulah pelengkap hidupku...
Terima kasih karena telah mencintaiku...

AKU DAN CORETANKU



Inilah sebuah cinta...
Yang di pandang bukan hanya dari mata...
Sebab hati yang berkata...
Yang siap menerima semuanya..

Sebaik apapun dirimu...
Seburuk apapun engkau..
Aku tak perduli...
Karena dirimu telah menjadi nadi...

Inilah sebuah cinta...
Yang merubah segalanya...
Keburukan menjadi indah...
Melengkapi yang tidak sempurna...

Inilah sebuah hati...
Mengapa takut menyakiti...
Bila semua menjadi suci...
Walau tak terucap sebuah janji..

Sedih...
Marah...
Kecewa..

Adalah bagian dari bumbu duniawi...
Adalah lika liku yang memang harus terjadi...
Mengapa kita mesti takut tuk menghadapi...
Mengapa kita berlari dan terus berlari...

Inilah sebuah kehidupan...
Yang tak selalu bertemu dengan kebahagiaan...
Yang seolah hanya ketidak adilan...
Mendung hitam yang seolah jadi pedoman...

Biarlah ikhlas menjadi jalan...
Dan kesabaran menjadi jembatan...
Karena kita tak sendirian...
Semua manusia pasti mendapat cobaan...

Mengapa aku tak bisa menemani keluh kesahmu...
Mengapa aku tak dapat melihat canda tawamu...
Mengapa kita tak saling bercerita tentang kehidupan...
Mengapa kita tak saling melengkapi ketika dirimu tak merasa sempurna...
Berikanlah sedikit bebanmu di pundakku...

Sungguh aku ingin memelukmu ketika tangismu jatuh...
Sungguh aku ingin bersamamu ketika ceria menghampirimu..
Dan aku akan berkata"
"lihatlah matahari itu dia memang tenggelam sore ini ..
Tapi dia akan bersinar esok hari....
Bahkan ketika badai telah berhenti dia akan memberikan pelangi..
Yang keindahannya mendamaikan hati..."

Semuanya memang telah terjadi mengapa harus di sesali...
Bukankah memperbaiki diri lebih berarti...
Mengapa harus tenggelam oleh sesuatu yang tak berarti...
Dan cinta akan menaklukan semuanya...