Selamat datang di Blog Celoteh Puisi……. Kumpulan puisi cocok bagi kamu yang lagi jatuh cinta, patah hati, galau, penantian, kesedihan, rindu sama kekasih, penyeselan, kenangan masa lalu.......

Kamis, 12 Mei 2016

CAHAYA KERINDUANMU


Sejenak ku beranjak dari diamku...
Mencoba mencari apa yang hilang...
Perlahan kaki melangkah seiring arah angin...
Dan tatapku mengarah satu titik terang..

Malam yang sangat begitu sempurna
Cerah berlukiskan kerlip bintang..
Dan sepenggal cahaya bulan..
Mewarnai gelapnya sang malam..

Wahai Permata Hatiku!
Aku tahu, walaupun kau tak hadir...
Akan selalu ada dalam jiwaku...
Dengan cahaya kerinduanmu...

Senyumku akan selalu menghias cakrawala..
Tuk menyambut kerinduanmu di pelataran...
Akan aku indahkan rasa lelah dan cemasku..

Untuk Permata Hatiku...

MAAFKAN AKU KEKASIHKU


Kekasihku terlalu sering kumenyakitimu...
Terlalu sering air matamu menetes karenaku...
Semuanya tanpa kusengaja...
Semuanya tanpa sadar kulakukan...

Kekasihku, mungkin kau bosan ketika ku bilang ”maaf”..
Mungkin kau bosan bila ku mengajak berdamai...
Tapi itulah yang bisa kuucapkan...
Itulah dari dirimu yang kuharapkan...

Memang, kadang tak mudah tuk memaafkan...
Memang tak mudah untuk melupakan...
Tapi percayalah kekasihku....
Aku hanya ingin keharmonisan...

Kekasihku, maafkan aku bila kau marah padaku...
Maafkan aku bila kelakuanku menyakitkanmu..
Sungguh aku tak berniat sejahat itu...
Sungguh cintaku tetap tulus untukmu...

Kekasihku… jauh dan mungkin sangat jauh...
Jika kuharus menyakitimu...
Malah ku ingin selalu menyayangimu..
Ku tak ingin ada air mata kesedihan di matamu...


Kekasihku.. dirimu tak bisa tergantikan...
Sejak awal kita bertemu dengamu..
Itu bukanlah sekedar bualan...
Kaulah yang teristimewa dalam hidupku...


Kekasihku..
Maafkan jika aku masih jauh dari harapanmu..
Maafkan jika aku masih jauh apa yang kamu inginkan..
Tapi janganlah itu membuatmu berpaling...

Kubutuh dirimu...

Sabtu, 07 Mei 2016

KERINDUAN DALAM TULISAN



Terkadang aku diam terpaku,menikmati kesunyian malam hanya sekedar
Mendengar suara dari gema malam dan bisikan alam agar kubisa menuliskan
Indahnya kerinduan…..
Walau cahaya bulan meredup, aku berharap bisa merangkai kata
Berteman cahaya kunang” malam yang menghampiri…

Jika malam telah lelah denganku dan pagi membuka pintunya untuk mentari,
Rasanya aku tetap ingin sembunyi mendiami sudut yang paling sunyi dari kegelapan,
Di mana kubisa jadikan ruang yang tenang untuk merangkai kata dari kerinduan yang
Tak berujung ini…..

Dan untukmu yang telah menciptakan rindu ini,
Mengapa kau ciptakan lewat bayangan untukku..?
Rindu ini tak mudah kuartikan dan kujalani sendiri,
Sedang aku tak tau bagaimana kau merindukanku……

Namun salahkah aku merindukanmu…..?

Tapi ku harap rindu ini benar adanya, walau hanya tertulis dalam sebuah tulisan,
Aku akan tetap merangkai tulisan dari kejujuranku untukmu….

Aku akan selalu menghadirkan makna dalam bait tulisanku, agar kau bisa memahami
Kejujuran yang kurangkai lewat tulisan.
Mungkin saja kau tak tau ketika aku pada sebuah tulisan, aku selalu mengindahkan dirimu, 
Merangkai indah senyummu, indah lakumu, semua tentangmu..
Bila suatu saat ku tau kusalah merindukanmu…
maafkan jika aku kurang bijaksana…..

Karena telah menuliskan kerinduan ini untukmu..
Bila suatu saat kau anggap aku hanyalah sebuah tulisan tanpa makna,
Akupun takkan membencimu sebab didirimu kudapati keindahan ini.
Karena aku tak pantas membenci sebuah keindahan, karena indah itu adalah anugerah....

KAMU CINTA PERTAMAKU


Tak ada yang tau tentang hati ku padamu..
Tak ada yang mengerti tentang apa yg telah ku rasa padamu...
Kau tau, rasa ini untukmu...
Kau tau, rindu ini tertuju padamu...

Hatiku tak mampu tuk mengungkapkan rasa...
Bibirku tak berdaya tuk berucap "bahwa ku cinta padamu..
Bahwa kau cinta pertamaku..
Bahwa hanya kau yg mampu mengubah ku seperti ini"..

Tak pernah ada kata..
Tak pernah ada canda tawa..
Hanya hati ku yang mampu berkata...
"Kau Cinta Pertamaku"..

Rabu, 04 Mei 2016

KAMU SELALU HADIR



Aku selalu merindukanmu, bahkan sering, dan terlalu sering....
Aku selalu menghawatirkanmu, bahkan selalu,


Selalu khawatir jika kamu lupa memberi kabar....
Aku selalu menunggu kabarmu, bahkan hingga larut malam dan terkantuk-kantuk...
Aku selalu memikirkanmu, bahkan menit pun bosan karna memikirkanmu terlalu sering untukku....

Kamu selalu terlintas di fikiranku...


Selalu hadir dalam lamunanku...
Selalu rindu pada kenangan kita dulu...
Memimpikanmu, mencari tau tentangmu...
itu masih menjadi kebiasaanku...sampai sekarang


Selasa, 03 Mei 2016

HATI INI MASIH UNTUKMU


Tenanglah, hati ini masih untukmu.
Rindu ini masih berteriak namamu.
Kamu masih menjadi yang aku utamakan,
kamu masih menjadi kebanggaan.
Kamu masih menjadi yang teristimewa.
Kamu masih menjadi segalanya untukku.

 Tentu saja kamu masih menjadi segala-galanya untukku.
Tentu saja aku tidak pernah pergi meninggalkan hatimu,
iya. Karna, aku menyanyangimu dengan terlalu sangat.
Aku, begitu terjatuh pada hati yang pernah kamu persembahkan untukku.
Dan aku lupa, bagaimana caranya untuk MELUPAKANNYA....

HANYA MIMPI



Aku hanya bisa melihat dirimu..
Didalam sisi ruang hati ku...
Aku tak berharap banyak kau membalas cinta ini...
Aku tahu itu tak mungkin...

Sadarku aku bukan yang terbaik...
Sadarku aku memang tak pantas kau cintai...

Letih sudah ku cari arti cinta ini...
Lelah sudah ku telusuri jalan kisah ini...
Tapi cintaku hanya untukmu...
Tak pernah sirna walau dihantam badai...
Tak pernah hilang termakan waktu...

Bisa memilikimu itu hanya sebuah mimpi indahku...
Bisa memilikimu itu hanya angan tak nyata...

Aku takan pernah menyia-nyiakan itu...
Akan ku peluk erat dirimu takan kulepas... 
Akan ku katakan sejuta kata cinta untuk mu...
Akan ku kenang kau dalam hatiku...
Akan ku buatkan prasasti dari tulusnya hati...
Walau ku sadari semua itu hanya mimpi...

KU TITIPKAN SENYUM INI UNTUKMU



Di sini tlah ku goreskan...
Berjuta kata ungkapan hati...
Tentang diriku yang memendam rasa kepada mu...
ingin rangkaikan cerita indah cinta...
Namun semua tak selalu sempurna..
Saat jarak teramat jauh memisakan kita...
Tersekat ruang dan waktu...
hanya angan yang mampu tuk telusuri...
lahirkan tiap bait cinta yang ingin ku urai kepada mu...

Padanya...
pada angan kutitipkan senyum ini untuk mu...
Dekap lah aku erat...
agar kurasa kita tak dapat terpisahkan...
agar kau tahu bahwa aku merindu mu...
Dalam kahayalan bukan kenyataan...
karena ini hanya angan belaka...

Saat diri benar tak mampu merengkuh mu...
untuk jadikan kau nyata dalam hidup ku...

Jumat, 29 April 2016

AKU MENCINTAIMU DALAM KESENDIRIAN



Aku ingin mencintai dengan kesendirian di hati ku...
Sunyi dan tak bergerak...
Redup dan gelap...
Menyelam kedasar mencari negri tak bertuan...
Diantara udara yang begitu pekat...
Mengantarkan ribuan tikaman kedalam hati ku...

Cinta hanyalah sebuah kesendirian yang mendera..
Saat kau bisikan di telinga ku...
Namun aku tak mampu membaca setiap gerak bibir mu...
Tak terdengar...
Bahkan tak mampu memahami bahasa tubuh mu...
Di setiap jengkal hati mu menjelma cahaya...
Menyilaukan sadarku...

Apapun makna cinta ini...
Perlahan tetap ku telusuri...
Hingga ku temui senyumu yang paling indah...

Aku mencintai mu dengan kesendirian...
Meski engkau teramat membenci ku...
Aku tak akan perduli...
Sebab kesendirian ini mengirimkan ku...
Sebuah cinta atas diri mu...

SEPENGGAL HATIMU



Ketika aku bicara...
Banyak kata yang ingin ku ungkap...
Tentang mu ...

Saat cinta ini deras mengalir...
Tak ingin aku membendungnya...
Aku ajak kau Merasakan derasnya cinta itu...

Saat cinta ini membara...
Tak ingin ku padamkan...
Aku ajak kau merasakan hangatnya cinta itu...

Berfikirlah sejenak...
Dan Bayang kan indahnya Cinta itu...
Karena cinta ini Memang nyata untuk mu...

Aku sepenggal hati...
Tak Banyak Yang ku ingin Dari mu...
Hanya sepenggal itu yang ku perlu...

Hati mu...

Rabu, 27 April 2016

KETEGUHAN CINTAKU



Di ujung senja ku pintal rasa...
Rasa tuk tetap tegarkan asa...
Ku yakini hati bahwa kau akan datang...
menemuiku dan meminang...



Di sini ku kan tetap bertahan...
Meski tak ku tahu entah sampai kapan...
Nan pasti setia masih tetap ku genggam...
Keteguhan cinta ku jaga agar tak padam...



Bersama sepi hadirmu ku nanti...
Ku tunggu di sini sampai saat kau hadir...
Ku terus menunggu dan terus berharap...
Hingga kelak tiba saatnya ragamu ku dekap...


created : azka shafira lm

Senin, 25 April 2016

HANYA LEWAT GURATAN KATA


Haruskah aku nyanyikan cintaku…
Agar kau dengar suara hatiku..
Haruskah aku lukis rasa sayangku…
Agar dapat kaulihat ketulusanku…

Haruskah kutulis semua kerinduanku..
Agar kau sedikit saja mengerti betapa aku menanti cintamu…

Selembar doaku kulayangkan padamu…
Mengharap kau tetap di sampingku…
Menemani sepiku..
Meski aku tahu..
Aku terasa takmampu memilikimu..

Hanya lewat guratan kata…
Kuhaturkan segenap rasa..
Yang kupendam dalam puncak asamara..
Takkan hilang dalam hitungan masa

Jika tuhan mengijinkan…
Ijinkan aku menyangimu dalam derai tawa…
Dalam tangis air mata…
Ataupun..

Dalam cinta yang terpendam rahasia..

BOLEHKAH ENGKAU AKU MILIKI



Pagi ini kulihat makhluk indah bersama wangi...

Yang senyumnya sanggup mengalahkan mentari...

Ketika sinarnya mengintip di antara celah jendela...
Menghangatkan hati yang telah lama sepi dan merana...

Siapakah dia wahai gadis ?...
Yang tatapan matanya membuat hati gundah gulana...
Oh Tuhan...apakah tidak terlalu pagi...
Sang syurga menurunkan bidadari..
Sebab memandangnya begitu indah...
Seakan dirinya begitu sempurna...

Siapakah dia yang bagai bunga ?...
Indah merakah harum mewangi...


Membuat pandangan tak ingin berlalu pergi...

Walau sekilas hanya untuk menikmati pagi...
Karena tingkah polanya.. begitu mempesona...

Ah sudahlah...
Makhluk itu terlalu indah untuk ku miliki...
Bahkan aku sedikit tersipu untuk menikmati...
Keindahan sang gadis di pagi ini...

Entah mengapa nyaliku menciut untuk mendekati...
Bagai pecundang aku meradang...
Walau sesaat untuk berucap...
"Bolehkah engkau aku miliki"..untuk menjadi ratu di singasana hati...
Bahkan aku terlalu pengecut untuk mengungkapkan "aku suka padamu"...

MASIH INGIN MENIKMATI INDAHMU



Wahai kabut yang hadir bersama pagi...
Enggankah engkau hilang bersama datangnya mentari...
Biarlah cerah menyambut datangnya hari...
Dan hadirnya membuka pintu hati...

Aku berlari ditengah padang ilalang...
Lalu kusibakan tangan ini di rerumputan...
Hingga dinginnya embun membahasi tangan...
Bersama sejuknya dingin merasuk ke badan...

Aku masih sendiri...
Entah apa yang ku tunggu..
Apakah sebuah jawaban yang akan mengubah hidupku...
Apa yang kunanti...apakah sebuah janji yang belum tertepati...

Lalu samar-samar kulihat..sebuah bayang-bayang anggun memikat...
Apakah itu seorang bidadari..yang datang bersama embun pagi...
Atau hanya sebuah bayang-bayang semu...
Yang akan menghilang bila ku terbangun dari angan...

Tapi aku masih sendiri..di tengah padang ilalang sunyi...
Haruskah aku menanti bayang-bayang itu menghampiri...
Atau haruskah aku berlari mendekati...
Sedang aku masih disini terpaku sepi...
Bersama seribu keraguan yang hinggap di benakku...

Wahai bayang-bayang itu...
Janganlah cepat berlalu...
Karena keraguan ini menjeratku...
Sedang aku di sini ... masih ingin menikmati indahmu...

Kamis, 07 April 2016

RUANG RINDU DI HATIKU



Senja ini menjadi pagi terindah...

Karena Kelembutan cintamu hadir...
Menyejukkan dahaga rindu...
Menerangi ketidak mengertianku...
Pada kesejukan kasihmu...



Kau tau...

Kau selalu menjadi yang paling menawan...
Menguatkan hatiku...
Karena matamu...
Yang telah mengajarkanku...
Tentang kehangatan...
Hingga musim dingin berlalu dalam kecerian...



Bagiku...

Kaulah getar terindah pertama yang dapat meruntuhkan..
Benteng gelap cintaku...
Untuk mengenal kata...
Cinta dan rindu...



Karena sejak mengenalmu...

Tak sedetikpun ku lewati waktu...
Tanpa ada kau di ruang pikirku...


by : azka shafir lm

MERINDU



Pada cahaya rembulan telah ku titipkan tatapan rinduku
Pada kerlip sang bintang telah jua ku titipkan lentera hatiku
Dan pada nyanyian burung malam telah ku kirim pesan di antara bait iramanya..



Apa kamu tau...?
Apa kamu menerima semua itu..?
Dan apa kamu merasakan aku.. ?



Aku yg di sini merindukanmu..
Merindumu yg jauh dari pelukku..
Dengarlah nyanyian cintaku pada riuh rendahnya debur ombak...
Rasakanlah kecup rinduku pada belaian angin yg menyentuhmu...
Dan terimalah sentuhan kasihku pada bias2 cahaya malam yg bertahta bintang..


by : azka shafira lm

Senin, 21 Maret 2016

SINGGASANA HATI



Untukmu ,Tuan..
Walau raga kita tak bersama...
Tapi ada cinta yang mengikat kita....
Ada kesetiaan yang menjaga hati kita...
Dan ada untaian untaian doa pelepas kerinduan kita.



Wahai kau yang ada dalam hatiku...
Aku tau kerinduan menyayat begitu pilu....
Saat bayanganmu begitu nampak nyata di depanku....
Namun ketulusan hati ini...
Begitu setia menguatkan aku untuk tetap menanti...



Tuan..
Walau penantian ini terasa perih...
Namun karna kesetiaanku...
kau tak pernah tersisih...
Dari singgasana hati yang tulus menantimu...


by : azka shafira lm

Jumat, 11 Maret 2016

TAK MAMPU SEMBUNYIKAN RINDU



Hujan tak sekadar merintik...
Suaranya seperti berbisik...


Merisik jiwa-jiwa kerinduan...
Diucapkannya rintik rindu...

Dikucupnya debu-depu...
Lalu menghilang kesepian...

Hujan tak sekadar merintik...
Rintiknya terbesit rindu mengurai kalbu...
Sembunyikan jiwa sebenarnya...

Sembunyi diantara untaian kata...
Aku redha asalkan rindu ini...
Buat aku lebih merinduimu...


by : azka shafira lm

Rabu, 24 Februari 2016

AKU MESTI MENYADARI



ku sadari ...
Tak selamanya 
Semua keinginan kan tergapaikan...
Meski dengan berbagai upaya dan usaha yang tak terhentikan
Yang tak kenal lelah dan letih..
Yang tak kenal sang waktu dan sang jeda...

Semuanya terasa hilang dan menghilang pergi menjauh dan ...jauh sekali..
Hingga tak terasa ... ku mesti berdiri terpaku dan mematung..tanpa daya...

Ku mencoba mengerti...dan memahami....
Betapa sulit dan sukarnya untuk meraih apa yang hendak ku raih...
Betapa tak gampangnya sikap optimis itu terungkapkan ke relung sang malam...
Yang memandang tanpa ekpresi pada sang kabut purnama nan redup dan luruh...
Semuanya terasa hambar dan hampa adanya...

Ku mesti menyadari dan memahami...
Serta mengerti....
Mengapa sang malam tak pernah bertemu dengan sang mentari siang...
Mengapa sang hati tak pernah bersua dengan sang relung jiwa...
Karena tiada keikhlasan sang embun pagi yang menetes lirih..

Dalam dekap sang rerumputan hijau...
Dalam peluk sang awan nan bergayut keceriaan...
Yang menanti dalam harapan nan semu dan membias...
Hingga sang purnama beranjak lebih tinggi dari sang sang bukit nan terpana...

Tak terasa...
Sang waktu terus berlalu dengan perlahan ..., namun pasti..
Penuh kepastian dan percaya diri...
Tanpa dapat terhentikan oleh sang tetes air mata nan membasahi kalbu...
Hingga sang pagi beranjak hadir kembali dalam keceriaan nan membahagiakan....

Kamis, 11 Februari 2016

SEJUTA MAKNA


Biarlah sang Pujangga terus bersyair dengan sejuta maknanya...
Biarlah sang puisi terus menarikan pelita kata hatinya...
Karena ...itu akan membuat seribu gelombang ceria di hatinya...
Terus bermekaran dengan indah nya....

Biarkanlah sejuta makna nan tersirat terus membanjiri isi hatinya...
Karena seribu anak sungai di hatinya...
Tak kan mampu menampung sejuta pancaran di hati nan tersurat
Yang terus membuncah dalam tarian penanya yang bergelora...

Biarkanlah seribu pesona awan nan indah di langit tersenyum ceria...
Mengusap debu pasir putih di laut nan menari dalam pelukannya...
Karena...itu semua tak kan mampu untuk meredam gejolak dihatinya
Yang terus menyanjung belahan hatinya....nan ter anggun...
Yang tak kan terpisahkan dari palung hatinya....

MISTERI ASMARA KITA



Malam dengan heningnya...
Menyimpan ribuan kisah...
Tentang hati mengukir impian...
Tentang rindu menyapa harapan...



Kian dalam rasa yang tercipta...
Kian tiada terperi misteri asmara...
Jemari malam pun memeluk gundah menanti tepian kisah...
Yang tiada sengaja tercipta diantara kita...


by : Azka Shafira LM

Selasa, 09 Februari 2016

RINDUKU PADAMU

Semilir angin mengusir letih…
Lembut membelai terik mentari…

Ku layangkan rindu yang tertatih…
Saat tiada beradamu di sisi…



Diriku kan selalu menunggu..
Tuk melebur rindu damaikan jiwaku…
Mengobati rasa sakit kala tertahan…
Saat kerinduan tesekat keadaan..




Ku tatap mega putih di angkasa…
Ku tuliskan namamu di sahajanya…
Agar kau tangkap rinduku ini…
Tuk membasuh letih tentramkan hati…


by : azka shafira lm

Selasa, 02 Februari 2016

SEHELAI BENANG KERINDUAN



Ku berharap sehelai benang kerinduan ini dapat menepikan hati.. 
Yang pernah ada di antara usapan lembut di balik gelora asa...
Nan menerjang dalam gelombang harap dan angan yang mendera..
Menembus palung jiwa yang menggapai sejuta rasa kerinduan diri...

Mungkin sang waktu kan terus bertanya pada sang rembulan... 
Dan sang mentari pagi.... nan menatap penuh keraguan..
Mengapa harus ada kata tanya di antara segumpal rasa di hati...
Yang membentang antara jarak dan waktu yang berpendar...
Yang tak kan mungkin kan tergapai dalam satu keterpaduan rasa...

Mungkin saja...
Sang waktu kan terus mengikis seluruh rasa ragu itu.. 
Untuk memberi jawab pada sang Pelangi yang menepikan rasa..
Agar tiada kata tanya dan ragu lagi di mahligai hati nan terpesona..

Untuk terus melangkah maju...
Untuk terus berlari ke depan....
Meraih asa nan terus memeluk diri,,,
Dalam sejuta harap dan optimistis yang menggemuruh.. 


Di lautan gelombang rasa kerinduan yang memeluknya...
Pada sang permata hati yang tersenyum manis ...